Depok, 14 September 2026 — Kaum Muslimin di wilayah Pondok Cina, Kota Depok, melaksanakan Shalat
Istisqa di halaman samping Masjid Al Qahinoor Pondok Cina, Senin
(14/9/2026). Pelaksanaan shalat ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan doa
bersama umat Islam dalam memohon turunnya hujan serta pertolongan Allah SWT.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai
respons atas imbauan yang disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Kota Depok tertanggal 8 September 2026 M atau 26 Rabiulawal 1448 H,
melalui surat bernomor A-293/DP-K/IX/2026 dan B-294/DP-K/IX/2026.
Pelaksanaan Shalat Istisqa juga sejalan dengan himbauan dari Ketua Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kota Depok, H. Ali Wartadinata, agar umat Islam
bersama-sama memperbanyak doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Shalat Istisqa berlangsung dengan penuh
kekhusyukan dan dihadiri oleh 500 an jamaah yang merupakan alim ulama, tokoh
masyarakat, kaum Muslimin, jamaah masjid, warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah
Pondok Cina, serta para guru dan murid SD Muhammadiyah 3 Depok dan TK
ABA 3 Pondok Cina.
Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir dalam
kegiatan tersebut, di antaranya H. Idrus Yahya, Ketua Pimpinan Ranting
Muhammadiyah Pondok Cina M. Yazid, serta kehadiran yang semakin menambah
makna kebersamaan masyarakat dan pemerintah setempat, yaitu Lurah Pondok
Cina, Nurman Hakim.
Bertindak sebagai Imam dan Khatib Shalat
Istisqa adalah Ust. Mahfan MA, yang juga merupakan Kepala SD Muhammadiyah 3
Depok dan Ketua Majelis Pembinaan Kader dan sumber Daya Insani (MPK SDI)
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok
Dalam khutbahnya, Ust. Mahfan MA mengajak
seluruh jamaah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia menekankan
bahwa berbagai keadaan yang dihadapi manusia hendaknya menjadi momentum untuk
melakukan muhasabah, memperkuat kesabaran, dan meningkatkan ketundukan kepada
Allah.
“Dalam menghadapi berbagai keadaan, seorang
mukmin harus belajar berserah diri kepada Allah, bersabar, serta memohon
pertolongan hanya kepada-Nya. Salah satu yang paling utama adalah memperbanyak
istighfar, memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan, serta meningkatkan
amal-amal saleh,” pesan khatib dalam khutbahnya.
Lebih lanjut, jamaah juga diingatkan bahwa Shalat Istisqa bukan sekadar ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum spiritual untuk memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT dan dengan sesama manusia. Istighfar, taubat, kepedulian sosial, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal kebajikan merupakan bagian penting dari ikhtiar seorang Muslim dalam memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT.




0 Komentar