Pembinaan dan Pengimbasan Kurikulum Untuk Kepala dan Wakil Kepala serta Guru Ismuba Sekolah atau Madrasah Muhammadiyah di Wilayah Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi Serta Kota dan Kabupaten Bogor

 


DEPOK - Pembelajaran ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) bukan hanya menjadi tanggung jawab guru pengampu ISMUBA, melainkan tanggung jawab seluruh guru kelas dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai Islam, serta membiasakan peserta didik menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Pembelajaran ISMUBA dapat dikemas secara kreatif, kontekstual, dan menyenangkan melalui berbagai kegiatan di luar kelas yang selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning). Melalui pengalaman nyata, pembiasaan, praktik ibadah, kegiatan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan nilai-nilai Kemuhammadiyahan, peserta didik tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu memaknai, menghayati, dan menerapkannya dalam kehidupan.


Dengan kolaborasi seluruh guru, pembelajaran ISMUBA diharapkan menjadi bagian yang terintegrasi dalam setiap aktivitas pendidikan, sehingga nilai-nilai Islami tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga tumbuh menjadi karakter dan budaya sekolah.


Pada akhirnya, keberhasilan pembelajaran ISMUBA bukan sekadar diukur dari seberapa banyak materi yang dikuasai peserta didik, tetapi dari seberapa dalam nilai-nilai Islam tertanam dalam hati, tercermin dalam sikap, dan terwujud dalam tindakan nyata. Karena itu, setiap guru adalah pendidik nilai, setiap kegiatan adalah ruang pembelajaran, dan setiap pengalaman adalah kesempatan untuk menumbuhkan karakter Islami. Mari bersama-sama menghadirkan pembelajaran ISMUBA yang hidup, bermakna, dan membumi—melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam setiap langkah kehidupannya.

0 Komentar